ㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤHi! I'm #𝐑𝐞𝐯 writer of Tobias Gideon Tedjakusuma and the owner of obitdj account. Before you step up with him, I'll lend some notes.

ㅤㅤㅤAll the stories are Fictional Purposed
ㅤㅤㅤCreated by #𝐑𝐞𝐯.
ㅤㅤㅤ2019 : obitdj
ㅤㅤㅤAll Right Reserved.

ㅤㅤ1.ㅤㅤ"....." ㅤㅤㅤㅤ: In Character.
ㅤㅤㅤㅤㅤ[.....]ㅤ ㅤㅤㅤ: OOC outside IC
ㅤㅤㅤㅤㅤ.........ㅤ ㅤㅤ : Casual talk / OOC in IC
ㅤㅤㅤㅤㅤ#𝐑𝐞𝐯 ㅤ ㅤㅤ: Writer Talk.

ㅤㅤ2.ㅤㅤThis account is made for supporting Tobias's stories.
ㅤㅤ
ㅤㅤ3.ㅤㅤTobias will maximize interaction and also doing plots and a bit trivia about himself.

ㅤㅤ4.ㅤㅤMultiverse. Tobias can do some plots in a different time and placesㅡalso in the same exact moments.
ㅤㅤ
ㅤㅤ5.ㅤㅤTobias Main Language is Bahasa, but he capable to talk in other languages such as English, Javanese Language, and others.

ㅤㅤ6.ㅤㅤEnglish isn't Tobias main language. I, 𝐑𝐞𝐯 is not a foreigner so my main language is basically Bahasa, not English. Pardon if there any sentence, slang, words, and grammatical error(s) in this account. So, I apologize before.

ㅤㅤ9.ㅤㅤThis account will follow people with a request to be followed only.

ㅤㅤ10.ㅤㅤAs the writer, I also will carefully write and doing things using Ong Seong-Wu as face-claim. If you feel anything bad about this character please do talk to me in direct message, I open in any suggestions and critics.
ㅤㅤ

Profile 
Name: Tobias Gideon Tedjakusuma
Nickname: Obi, Iyas, Aa'
Birthdate: December 30th, 1991
Birthplace: Bandung, Indonesia
Height: 185cm
Weight: 60kg
Blood type: AB
Zodiac: Capricorn
Gender: Male
Sexuality: Heterosexual
Occupation: Aviation Engineer of EC Engineering
Educational Background
Senior High School 2 of Bandung
Bandung Institute of Technology majoring in Aerospace Engineering
RWTH Aachen University majoring in Aeronautical Engineering and Astronautics
Faceclaim
Chae Hyung-won (채형원)
Januariy 15th, 1994
instagram

Tobias, lahir di penghujung tahun 1991 dengan tangisan keras yang langsung membuat kedua orang tuanya percaya ia akan menjadi seorang pemimpin yang hebat. Dengan kasih sayang ayah dan bunda, Tobias tumbuh sembari mengenal bahwa keluarga adalah segalanya yang ia miliki. Mata bulat berwarna cokelat gelap itu semakin berbinar tatkala Beya, Gio, dan Haikal hadir menjadi pelengkap keluarga Tedjakusuma.

“Obi harus jagain adik-adik kalo ayah udah gak ada.” ucap sang ayah pada bocah berusia 10 tahun yang sedang memandangi hamparan rerumputan dihadapannya. Tobias tentu mengiyakan, tidak berpikir bahwa ia sudah diberikan beban moral sejak masih belia. Bahwa pada kenyataannya, Tobias harus bertahan hidup hanya untuk melindungi saudara-saudaranya.

Perlahan, dengan doktrin dari sang ayah, Tobias tumbuh menjadi seseorang yang penuh dengan kasih sayang, namun sangat tertutup dengan kesakitan dirinya. Pemuda itu masih tidak bisa paham dengan kemauannya sendiri, sehingga ia harus memikirkan orang lain terlebih dahulu. Tobias tidak pernah punya kontrol atas dirinya.

Dan tidak sekalipun ia pernah merasa bahagia menjadi dirinya sekarang.

Dihadapkan pada kenyataan bahwa calon istrinya hamil oleh orang lain dan membuat pernikahannya harus kandas pada 18 hari sebelum acaranya diselenggarakan, Tobias semakin menutup dirinya. Tidak ingin orang lain, bahkan keluarganya tahu sehancur apa dirinya saat itu.

Akhirnya, dengan segala pertimbangan matang, ia memilih langkah besar untuk mengambil sekolah magister di luar negeri. Bertekad untuk meninggalkan Indonesia dan keluarganya agar ia bisa dengan cepat sembuh dari luka hati yang ia rasakan.

“Iyas, besok pulang?” bunda dari seberang telepon selalu membuat hati yang keras seperti batu itu seketika luluh. Tobias hanya bisa menjawab dengan “Iya.” tanpa penolakan. Walaupun dengan kembali ke Indonesia, artinya ia harus kembali teringat dengan kegagalannya. Seperti luka yang ditetesi perasan lemon.

Tobias menyelesaikan studinya dengan baik, juga mendapatkan pekerjaan impiannya dengan mudah karena ia adalah salah satu mahasiswa jenius yang lulus dengan GPA hampir sempurna. Namun dirinya tidak bisa berdusta bahwa ia selalu merasa kosong atas semua pencapaiannya saat ini.

Selain bertahan hidup, ia bisa apa?

Anak kedua keluarga Tedjakusuma. Seorang yang sangat hangat dan selalu ada disaat ia dan adik-adiknya membutuhkan.

Brief Profile
Beatrisha Adannaya Tedjakusuma
Bea, Beya, Trisha
March 29th, 1993
twitter

Anak ketiga keluarga Tedjakusuma. Si jenius yang selalu berdamai dengan kesendiriannya. Pendengar yang baik.

Brief Profile
Sergio Baskara Tedjakusuma
Sergio, Ser, Gio, Iyo
November 5th, 1998
twitter

Anak terakhir keluarga Tedjakusuma. Seorang yang sangat periang, pintar mencairkan suasana, adik yang selalu bisa menjadi tempat Tobias mencari hiburan.

Brief Profile
Haikal Arrasyi Tedjakusuma
Haikal, Ekal, Ikal
June 6th, 2000
twitter